Depan | Buku | Artikel | Tanggapan atas keraguan | Tanya-jawab | Pandangan | Ilmuan | Penemu jalan kebenaran | Debate | Album Foto |
|

Apakah cara yang benar menghafal Al-Qur’an?


Jawaban:

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh seseorang sewaktu menghafal Al-Qur’an:
1- Bertekad untuk menghafal dan konsisten pada niat tersebut;
2- Terlebih dulu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang terkait dengan hafalan Al-Qur’an, seperti: Kenapa saya menghafal Al-Qur’an? Apa keuntungannya?Apakah Al-Qur’an? Siapakah yang memfirmankannya? Apa pengaruh yang mungkin diberikan oleh hafalan Al-Qur’an kepada seseorang? Seberapa besar kecintaan saya terhadap Al-Qur’an? Apa yang lebih penting di mata saya daripada Al-Qur’an? Buku apa yang lebih penting di mata saya daripada Al-Qur’an? Dan lain-lain.
3- Bacaan Al-Qur’an yang benar dan lancar, sehingga tidak ada satu bagian pun dari Al-Qur’an yang sulit dibaca secara benar dan lancar olehnya;
4- Menggunakan satu standar penulisan Al-Qur’an, seperti Al-Qur’an naskah Usman Taha;
5- Akrab dengan Al-Qur’an dan rajin mendengarkan kaset tartil Al-Qur’an oleh para qari’ yang bersuara merdu;
6- Mengatur waktu dan membaginya secara proporsional untuk menghafal Al-Qur’an dan mengulang hafalan. Dalam hal ini, hendaknya pengaturan waktu itu permanen dan tidak berubah-rubah. Begitu pula, hendaknya kegiatan itu dilakukan di tempat yang tenang dan di waktu dini hari, tepatnya setelah shalat subuh. Adapun pengulangan hafalan bisa dilakukan kapan saja, dan tidak ada waktu prioritas untuk itu;
7- Memilih sebagian dari Al-Qur’an –satu halaman atau beberapa ayat-. Pertama-tama, bagian yang terpilih itu dibaca berkali-kali secara langsung dari teks Al-Qur’an, kemudian membacakannya kepada orang lain melalui ingatan untuk mengetahui di mana letak kesalahan dia dalam menghafal;
8- Membaca ayat perayat Al-Qur’an secara hafalan;
9- Memilih tempat yang permanen dan tabah dalam berusaha;
10- Saat menghafal, lidah harus aktif dan mulut harus bersuara. Hendaknya dia membaca Al-Qur’an itu secara teratur dan tidak terburu-buru;
11- Hendaknya setiap hari dia mengulang hafalannya; selang berapa waktu, dia melakukan pengulangan itu seminggu sekali; lalu, selang berapa waktu lagi, dia melakukannya sebulan sekali ... jika dia menghafalkan Al-Qur’an dengan cara demikian, niscaya dia tidak akan lupa, dan Al-Qur’an akan membantunya kapan saja dia menghadapi kesulitan.

Penerjemah: Nasir Dimyati (Dewan Penerjemah Situs Sadeqin)





Komentar Anda

nama :
Email :
Cantumkan jumlah dari dua angka berikut ini di kolom depan
3+1 =