Depan | Buku | Artikel | Tanggapan atas keraguan | Tanya-jawab | Pandangan | Ilmuan | Penemu jalan kebenaran | Debate | Album Foto |
|

Apakah efek dan manfaat hijab dan pakaian?


Jawaban:

Dalam berbagai dimensinya, hijab dan pakaian memiliki efek dan manfaat yang cukup banyak. Yang terpenting di antaranya adalah:

1. Manfaat hijab bagi individu

Salah satu manfaat dan efek penting hijab dari sisi pribadi adalah menumbuhkan ketenangan jiwa dalam diri individu masyarakat karena ketiadaan rangsangan seksual. Sebaliknya, minus hijab dan kebebasan bersosialisasi tanpa ada batasan antara pria dan wanita akan meningkatkan tekanan seksual dan keinginan seksual itu akan terwujud dalam satu bentuk keinginan ruh yang tidak terpenuhi. Insting seksual adalah insting yang sangat kuat, dalam dan tidak akan pernah memiliki rasa puas. Jika insting seksual semakin dituruti maka ia akan semakin tak terkendali, persis seperti api yang jika kayu bakar ditambahkan maka nyalanya akan semakin besar. Sebagai bukti, di dunia Barat ketiadaan rasa malu, ketelanjangan dan pemuasan seksual semakin meningkat dan akhirnya serbuan masyarakat pada masalah seks juga semakin meningkat. Tiras berbagai majalah dan buku seks semakin meningkat. Kondisi ini adalah jawaban yang kuat dan jelas bagi orang-orang yang meyakini bahwa semua kesulitan yang terjadi di negara-negara Islam dan di Timur sekaitan masalah seksual bersumber dari adanya pembatasan. Jika pembatasan itu dihilangkan dan hubungan seksual menjadi bebas maka ketamakan dalam masalah seksual akan hilang dengan sendirinya. Semestinya kita harus bertanya pada orang-orang seperti ini: Apakah Barat yang telah menghilangkan batas antara laki-laki dan perempuan, ketamakan seksual di antara mereka telah turun atau malah meningkat? Jawaban setiap insan yang realistis dan adil terhadap soal ini adalah: Di Barat, tidak hanya ketamakan seksual yang semakin meningkat bahkan setiap hari muncul bentuk baru dari pemenuhan dan eksploitasi seksual.
Seorang wanita Barat yang adil, telah menggambarkan kondisi masyarakatnya ketika berhadapan dengan insting seksual:
“Ada yang mengatakan bahwa masalah insting seksual, kesulitan wanita dan hijab telah terpecahkan di sini. Ya, jika berpaling dari wanita dan malah memilih anak atau anjing atau sesama jenis adalah jalan keluarnya, maka masalah ini telah lama berhasil dipecahkan!![1]

2. Manfaat hijab bagi keluarga.

Salah satu manfaat penting hijab dari sisi keluarga adalah terbatasnya usaha pemenuhan kenikmatan seksual di dalam lingkungan rumah dan pernikahan yang sah. Pembatasan ini menyebabkan hubungan suami dan istri semakin kuat dan pada akhirnya fondasi keluarga akan semakin kokoh. Sebaliknya, minus hijab akan menyebabkan tergoncangnya bangunan keluarga. Salah satu penulis, ketika menggambarkan bagaiamana efek minus hijab dalam kejatuhan dan keringnya pohon rumah tangga yang kokoh, berkata demikian:
“Dalam masyarakat yang di dalamnya ketelanjangan adalah hal yang biasa, setiap wanita dan pria akan selalu berada dalam kondisi membanding-bandingkan. Membandingkan apa yang dimilkinya dan apa yang tidak dimilikinya. Dan yang membakar fondasi rumah tangga adalah perbandingan ini. Api nafsu dalam diri suami dan istri akan semakin membara, terutama dalam diri suami. Istri yang telah hidup bersama suami selama 20 atau 30 tahun, telah berjuang melawan kesulitan hidup, bersama-sama menikmati suka dan duka, lambat laun akan kehilangan keceriaan wajah dan kerutan akan muncul di wajahnya. Dalam kondisi ini, di mana istri lebih membutuhkan cinta, kasih sayang dan kesetiaan suami, tiba-tiba wanita muda pun muncul. Keberadaan wanita muda dengan pakaian setengah telanjang di gang-gang, di kantor dan sekolah telah memberikan kesempatan bagi sang suami untuk membandingkannya dengan istrinya. Dan ini adalah pengantar kerusakan keluarga dan hilangnya harapan wanita yang telah kehilangan masa mudanya. Padahal wanita-wanita uda itu tahu bahwa tidak akan ada wanita muda yang tidak mencapai usia tua. Dan setidaknya mereka tahu bahwa jika hari ini mereka muda dan masih segar, esok hari mereka juga akan kehilangan kesegarannya dan tidak muda lagi. Mereka hendaknya tahu bahwa bahaya yang mereka timbulkan bagi keluarga lain dengan pakaian setengah telanjang itu, juga dapat mengancam keluarga yang akan dibangunnya kelak”.[2]

3. Manfaat hijab bagi masyarakat.

Salah satu manfaat penting hijab dari sisi sosial adalah menjaga semangat kerja di dalam masyarakat. Sebaliknya minus hijab atau hijab yang buruk akan menyebabkan bergesernya kenikmatan seksual dari lingkungan dan koridor keluarga dan pada akhirnya semangat kerja akan melemah dalam masyarakat. Karena laki-laki yang berada di jalan, pasar, kantor, pabrik dan lain-lain, setiap saat selalu berhadapan dengan dengan wajah-wajah merangsang dari wanita-wanita yang berhijab buruk dan berdandan. Konsentrasi kerja laki-laki akan berkurang. Bukan seperti sistem kerja di negara-negara Barat yang mana medan pekerjaan dan kegiatan sosial bercampur baur dengan pemenuhan kebutuhan seksual, Islam menginginkan bahwa dengan memakai hijab lingkungan sosial akan terjaga dari hal kotor semacam ini dan pemuasan seksual hanya dapat dilakukan secara terbatas dalam keluarga dengan pernikahan yang sah.[3]

4. Manfaat hijab dalam bidang ekonomi.

Menggunakan hijab dan pakaian, khususnya dalam bentuk cadur hitam sebagai pakaian wanita di luar rumah, ditinjau dari kesederhanaan dan keseragamannya, juga memiliki efek positif dalam mengurangi keinginan para wanita pemuja mode. Tentu saja dengan syarat bahwa cadur hitam itu sendiri bukanlah korban keinginan itu sendiri.
Salah seorang wanita berhijab, ketika mengisahkan tentang merebaknya budaya mengikuti mode, berkata:
“Aku masih ingat ketika aku belum memakai hijab. Jika aku harus pergi ke rumah seseorang selama dua hari berturut-turut, aku tidak akan rela jika baju yang kupakai pada hari pertama harus kupakai lagi keesokan harinya! Aku akan merasa terhina dan berusaha menggantinya meskipun aku harus meminjam baju orang lain, supaya aku bisa pergi ke sana lagi dengan baju yang baru. Hal seperti ini benar-benar merampas ketenangan para wanita.[4]
Selain manfaat yang telah disebutkan, secara ringkas, manfaat hijab yang lain dapat disebutkan antara lain:

1. Menjaga nilai-nilai insani; seperti iffah, malu dan keluhuran dalam masyarakat serta mengurangi kerusakan sosial.
2. Menghidayahi, mengontrol dan memuaskan insting insani dengan jalan yang benar.
3. Menyediakan dan menjamin keselamatan dan kesucian individu dalam masyarakat.
Penerjemah: Mukhlisin Turkan (Dewan Penerjemah Situs Sadeqin)

1. Ahmad Shaburi Urdubarim Ayi-ne Behzisti-ye islam, jilid 3, hal. 302.
2. Gulam Ali Khaddad Adil, Farhang-ge Berahnegi wa Berahnegi-ye Farhang, hal. 69-70.
3. Tiga dimensi sebelumnya , diambil dari buku Masalah Hijab, Ustad Muthahhari, hal. 84-94 (dengan sedikit perubahan).
4. Silahkan rujuk: Ahmad Urdubari, Ayine Behzisti-ye Islam, jilid 3, hal. 222.



Komentar Anda

nama :
Email :
Cantumkan jumlah dari dua angka berikut ini di kolom depan
10+5 =